Halo sebelumnya saya mengucapkan gong xi fa cai alias selamat tahun imlek semoga diberi keberkahan sepanjang masa. Saya lagi malas menggunakan bahasa inggris karena otak lagi di upgrade hehehehehe. Saya ingin melakukan review setelah menonton film ini pada hari ini *tumben gercep*.Saya tidak menonton film Dilan karena saya gak suka novelnya titik.
saya nontonnya berdua sama seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya hehehe
Film yang saya tonton adalah Black Panther. Saya harus mengakui bahwa saya lebih condong penganut blok Marvel. Saya memiliki ekspetasi yang standar karena saya sempat nonton Avengers : Civil Wars dan saya ingin mengaitkan dengan Film Black Panther ini. Ekspetasi saya film ini juga fokus ke hal yang sangat kompleks. Untuk menghindari spoiler saya hanya melakukan komentar saya tentang film ini. Sedikit komplen, Film ini diberi rating 17+ keatas tetapi banyak sekali orang tua yang membawa anak kecil bahkan balita ke dalam ruangan bioskop. Saya selalu kesal dengan orang tua yang membawa anak kecil ke bioskop meskipun film super hero. Apalagi pas film Deadpool itu penuh dengan kevulgaran :( yah jadi kotor dech. Orang tua zaman sekarang tidak boleh egois terhadap anak-anaknya. Film ini diberi rating 17+ karena penuh dengan adegan kekerasan.
Ternyata film ini tidak terlalu terkait dengan The Avengers Civil War. Permasalahanya lebih ke Wakanda saja. Tanpa perlu menonton film The Avengers : Civil Wars anda masih dapat memahami film ini. Plot ceritanya masih standar cerita super hero lainnya alias ketebak. Menurut saya film yang berdurasi 134 menit ini memiliki efek visual yang cukup keren. Beberapa scene ada yang dirasa agak shaky jadinya bikin pusing :( . Jokesnya masih bisa bikin diriku tertawa karena diriku sangat receh dalam menanggapi lelucon. Kalau sountracknya, gak terlalu membuat saya ingin mencari musiknya meskipun saya senang lagu-lagu pop ajojing jedeg jedeg gitu.
Untuk penggambaran tokohnya, saya SANGAT perlu mengapresiasikan sang penulis penggambaran tokoh perempuan yang cukup bad ass khususnya Okoye ❤. Tokoh perempuan dalam film ini tidak digambarkan sebagai perempuan yang lemah, bodoh dan butuh pertolongan tokoh utama. Adiknya T'Calla Shuri yang sangat pintar (yang berpotensi mengalahkan kepintaran Tony Stark), mantan pacarnya Nakkia yang ingin menjadi perempuan independen yang bisa membantu sesama (ea), dan yang pastinya tokoh favoritku jeng Okoye sudah cakep, pinter beladiri, jendral tertinggi di Wakanda tjuyy dan idup lagi~ pasti lelaki biasa pada takut pada cewe kayak gitu. Sangat disayangkan penggambaran Black Panthernya masih kurang mendominasi malah lebih menggambarkan tentang Wakanda-nya. Kudos to all casts and crew from Black Panther. Secara keseluruhan saya tidak terlalu kecewa dan cukup puas dengan film ini meskipun masih banyak yang harus dikembangkan khususnya plotnya.
Untuk nilai keseluruhan saya kasih : 7/10
Semoga saya semakin rajin membuat review berfaedah untuk para netijen.
FdH

No comments:
Post a Comment